Renungan Singkat Kristen : Cara Memilih Pasangan Hidup Sesuai Alkitab Dalam Iman Kristen

2 Korintus 6:14
"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?""

Kejadian 2:18
TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."

Maleakhi 2:16a:
"Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!"

Setiap orang tentunya menginginkan adanya pasangan hidup untuk bertukar pikiran, bekerjasama, dan bergembira serta bersukacita bersama. Memang dalam mencari pasangan hidup tidak semudah yang dibayangkan meskipun disekitar kita terdapat begitu banyak orang. Banyak hubungan yang sudah dijalani bertahun-tahun harus pupus di tengah jalan. Tentunya sakit hati yang mendalam menjadi penghambat untuk terus melanjutkan hidup. Orang yang begitu dikasihi dan dicintai dengan setulus dan segenap hati ternyata tidak akan bersama-sama dengan kita lagi. Begitu banyak hal yang sudah dikorbankan pun menjadi sia-sia. Sebagian orang merasa tidak mampu melanjutkan hidupnya karena hatinya sudah begitu hancur ditinggalkan oleh orang yang dicintainya. Ada yang lebih memilih bunuh diri, mabuk-mabukan, atau mencari pelampiasan yang lain. Sebagai orang Kristen tentunya kita tahu bahwa Tuhan punya rencana tersendiri yang terbaik untuk hidup dan masa depan kita.

Tentunya terkadang kita bingung harus mencari pasangan hidup yang seperti apa dan akhirnya hanya menggunakan perasaan dan menebak-nebak saja. Dari Firman Tuhan pada Kejadian 2:18 telah dikatakan bahwa Tuhan menciptakan pasangan yang sepadan bagi kita. Sepadan berbicara soal tingkatan dan kecocokan. Tidak mungkin seorang yang sudah berpikir secara dewasa dan pemikirannya sangat maju menikahi seseorang yang tidak dewasa sama sekali. Kalaupun hal itu terjadi sudah pasti mereka akan sering berselisih pendapat dan bisa menimbulkan perceraian. Dari hal ini kita dapat belajar bila kita melanggar mengenai kesepadanan ini dan pada akhirnya berselisih pendapat dengan pasangan kita dan kemudian bercerai, maka kita melakukan lagi perbuatan yang tidak disukai-Nya yang tertulis dalam Maleakhi 2:16. Dalam 2 Korintus 6:14 dengan jelas dikatakan bahwa kita tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya,dalam arti beda iman, sehingga tidak seharusnya kita memilih pasangan yang demikian.

Comments

Popular posts from this blog

Renungan Singkat Kristen : Teladan Anak Muda Kristen Jaman Now

Renungan Singkat Kristen : Mujizat Masih Ada